Karanganyar, Kebumen | YBINews – Sebagai upaya membina dan menggerakkan potensi generasi muda, Yayasan Bina Insani Kebumen menggelar Dauroh Remaja Islam pada Kamis (1/1/2026) bertepatan dengan 12 Rajab 1447 Hijriah, bertempat di SDIT Logaritma Karanganyar.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 61 peserta yang terdiri atas 28 remaja putra dan 33 remaja putri di bawah naungan Yayasan Bina Insani Kebumen.
Sejak pagi hingga sore hari, dauroh yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB ini menjadi sarana pembinaan sekaligus penguatan peran Forum Remaja Bina Insani sebagai wadah aktivitas, kaderisasi, dan partisipasi dakwah remaja, khususnya di wilayah Kabupaten Kebumen.
Ketua Panitia Hartono, S.Pd., menyampaikan bahwa Forum Remaja Bina Insani dibentuk untuk mewadahi potensi remaja agar tersalurkan ke arah yang positif dan bernilai ibadah.
“Forum Remaja Bina Insani menjadi wadah bagi para remaja untuk beraktivitas dan berpartisipasi dalam kegiatan dakwah, khususnya di Kabupaten Kebumen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hartono menegaskan bahwa remaja perlu didorong untuk aktif dan berpikir kritis agar mampu memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Anak-anak muda harus banyak bergerak, banyak berpikir, dan banyak beraktivitas. Dengan begitu, mereka dapat berperan sebagai agen perubahan dari kondisi yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik dan diridai Allah SWT,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan berbagai materi keislaman strategis yang disampaikan oleh narasumber berkompeten. Materi pertama bertema “Hakikat Anak Sholeh dan Sholehah” disampaikan oleh Ust. Dra. Sri Winarti, M.H., dilanjutkan sesi Kapita Selekta bersama Ust. H. Yunus Anies Ridwan Al Badrie, serta materi ketiga bertajuk “Peran Remaja Islam dalam Gerakan Dakwah” yang disampaikan oleh Ust. Bambang Purwanto, S.Ag.
Tak sekadar penyampaian materi, kegiatan dauroh juga dikemas secara interaktif melalui sesi ice breaking dan game kaderisasi yang dipandu oleh Muchyani, M.Pd. dan Budiyono, S.Pd., serta dilanjutkan dengan penyusunan rencana kerja dan tindak lanjut.
Lebih lanjut, Rangkaian ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep dakwah secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Bina Insani Kebumen berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan keislaman, serta siap menjadi pelopor kebaikan dan penggerak dakwah di tengah masyarakat.
Salah satu peserta Dauroh, Zulfikar Al Ayubi asal Kedungpuji, Gombong, mengaku bersyukur dapat mengikuti dauroh di masa liburan sekolah.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa memanfaatkan waktu liburan dengan hal positif. Semoga materi yang disampaikan para narasumber dapat saya aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Senada dengan itu, peserta lainnya, Fadi’atul Haq asal Pejagoan, Kebumen, menilai dauroh ini memberikan motivasi baru bagi remaja untuk lebih aktif dalam kegiatan keislaman dan sosial.
“Kegiatan ini menambah wawasan dan semangat kami sebagai remaja untuk terus belajar dan berkontribusi positif di lingkungan sekitar. Semoga ke depannya acara seperti ini dapat terus berlanjut,” harapnya.

Rangkaian kegiatan Dauroh Remaja Islam Yayasan Bina Insani Kebumen ditutup dengan agenda pemilihan Ketua Forum Remaja Bina Insani yang sekaligus menetapkan nama Forum Ukhuwah Remaja Bina Insani (FURBI) sebagai wadah resmi kaderisasi dan gerakan dakwah remaja.
Pembentukan forum ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dakwah remaja yang aktif, terorganisir, dan berkelanjutan di Kabupaten Kebumen. (sfd/ny/qwn)
Read More News :


Leave a Comment