Karanganyar, YBI-NEWS — Pondok Pesantren Daaruth Thoyyibah bekerja sama dengan SMPIT Logaritma Karanganyar menyelenggarakan Haflah Kelulusan Ujian Sholat pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan yang digelar di aula sekolah setempat ini menjadi bagian dari penguatan kualitas ibadah santri melalui standar praktik sholat yang terukur.
Pelaksanaan haflah yang bertepatan dengan momentum Isra’ Mi’raj menghadirkan suasana religius yang lebih mendalam. Nilai-nilai spiritual terasa menguat sepanjang rangkaian acara yang berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan.
Secara institusional, kegiatan ini merupakan akumulasi dari proses pembelajaran praktik sholat yang dijalankan secara berjenjang, sekaligus menjadi bentuk evaluasi capaian santri dalam memahami dan mengamalkan ibadah sholat.

Ketua Panitia Haflah Kelulusan Ujian Sholat, Ustadz Ahmad Mus’ab HJ, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan internal lembaga untuk meningkatkan mutu pembelajaran praktik sholat di lingkungan pesantren dan sekolah.
Dalam perjalanannya, kegiatan ini sempat dirancang dengan nama Wisuda Sholat. Namun, setelah melalui pertimbangan akademik dan kultural, panitia bersama dewan guru sepakat menggunakan istilah Haflah.
Pemilihan istilah tersebut dinilai lebih tepat secara makna, karena mencerminkan perhelatan apresiatif tanpa menggeser pemahaman terminologi akademik, sekaligus tetap selaras dengan tradisi pendidikan pesantren.

Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga datang dari Kepala Sekolah, Ustadzah Miftah Nur Azizah, S.Pd., yang mendorong penyusunan panduan sholat sebagai rujukan baku bagi santri. Panduan tersebut disusun berdasarkan Madzhab Syafi’i.
Panduan sholat kemudian disampaikan dan dipelajari oleh santri sebagai acuan utama dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian praktik, baik dari aspek bacaan maupun gerakan sholat.
Ujian praktik sholat sendiri telah dilaksanakan lebih awal, tepatnya pada 12 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 107 santri dan santriwati dari SMPIT Logaritma dan Pondok Pesantren Daaruth Thoyyibah, dengan penilaian langsung oleh tim penguji.

Melalui haflah ini, panitia mengusung tema “Upgrade Your Sholat, Upgrade Your Life” sebagai pesan moral utama. Tema tersebut diharapkan menanamkan kesadaran bahwa peningkatan kualitas ibadah berdampak pada pembentukan karakter dan kualitas kehidupan santri.
Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, haflah ini diposisikan sebagai ikhtiar berkelanjutan lembaga dalam membangun budaya ibadah yang disiplin, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas diri.
Menanggapi pelaksanaan haflah, salah satu pendidik, Ustadzah Mutdaiah Kurniasih, menyampaikan pandangannya terkait manfaat kegiatan bagi santri.

“Haflah ini menjadi ruang introspeksi bagi santri untuk menilai sejauh mana praktik sholat mereka sudah sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin setiap tahun agar lulusan pondok benar-benar memiliki kompetensi sholat yang baik.
“Tidak hanya itu, kegiatan ini diharapkan mampu memastikan santri menguasai gerakan dan bacaan sholat dengan benar, sekaligus menghadirkan kekhusyukan dalam ibadah,” imbuhnya.

Dari kalangan peserta, santri kelas VIII B, Nabila Ocktavia Larasati, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai haflah ini membantunya memahami tata cara sholat secara lebih benar dan terarah.
“Alhamdulillah, saya senang bisa mengikuti haflah ini. Sekarang saya lebih paham tata cara sholat yang benar. Semoga ke depan kegiatan ini terus ada dan semua santri bisa lulus,” tuturnya. (sfd/ny/qwn)
Read More News :
Dokumentasi :

Leave a Comment