Karanganyar, Kebumen | YBINews – Menjaga anak-anak sebagai penerus bangsa dan agama menjadi pesan utama dalam kegiatan Smart Parenting yang digelar TK Al Islam Bina Insani Candi, Karanganyar, Kebumen, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Psikolog sekaligus Founder Airvision Psychology, Rofiah Akbar, S.Psi., M.Psi., atau yang akrab disapa Bunda Rofi, yang mengajak para wali murid memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menyiapkan Generasi Emas Bangsa yang beriman dan berkarakter.
Mengusung tema “Langkah kecil hari ini, generasi beriman di masa depan”, Smart Parenting digelar di Aula Balai Desa Candi dengan suasana hangat, penuh semangat, dan kebersamaan yang terasa sejak awal hingga akhir acara.
Kegiatan ini dihadiri Kepala TK Al Islam Bina Insani Candi Suryani, S.Pd., jajaran ustadzah, 60 wali murid, serta wali murid dari PAUD Putra Harapan Candi, yang turut menambah kekhidmatan dan keakraban suasana.

Dalam sambutannya, Suryani menegaskan bahwa Smart Parenting merupakan agenda rutin tahunan sebagai wujud komitmen sekolah dalam mendampingi proses tumbuh kembang peserta didik bersama keluarga.
Menurutnya, pendidikan karakter anak tidak cukup hanya disampaikan melalui nasihat, melainkan harus diwujudkan melalui keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Ia pun mengibaratkan kerja sama antara sekolah dan orang tua sebagai sayap kanan dan sayap kiri yang harus bergerak seimbang agar cita-cita membentuk generasi unggul dapat terwujud secara utuh.
Sementara itu, sesi parenting dibuka dengan ice breaking interaktif yang dipandu Bunda Rofi, menciptakan suasana cair dan mendorong peserta lebih terbuka sebelum memasuki materi inti.

Dalam pemaparannya, Bunda Rofi menekankan lima ikhtiar utama dalam membangun keluarga sakinah, diantaranya menjadikan orang tua sebagai teladan utama, membiasakan perilaku positif, memperkuat kedekatan spiritual dengan Allah SWT, serta menjaga keharmonisan hubungan antara ayah dan bunda.
Pihaknya juga menyoroti pentingnya merawat cinta dalam rumah tangga, karena lingkungan keluarga yang hangat dan penuh kasih akan membentuk anak-anak yang aman secara emosional.
Pada sesi diskusi, salah satu wali murid, Rita, mempertanyakan bagaimana membangun kerja sama yang solid antara suami dan istri dalam mendidik anak di tengah kesibukan sehari-hari.
Menanggapi hal tersebut, Bunda Rofi menekankan pentingnya komunikasi yang berkualitas, salah satunya melalui obrolan ringan namun bermakna sebelum tidur sebagai ruang refleksi dan penguatan hubungan pasangan.

Senada dengan itu, wali murid lainnya, Novi, mengungkapkan kekhawatiran terhadap pengaruh lingkungan luar meskipun orang tua telah berupaya maksimal membentuk karakter anak.
Sembari menutup kegiatan parenting tersebut, Bunda Rofi menegaskan bahwa ketika anak memasuki usia remaja, pengaruh teman sebaya akan semakin dominan dalam kehidupan mereka. Oleh karena itu, orang tua dituntut untuk mampu memposisikan diri bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak.
Pihaknya juga menyampaikan pesan reflektif kepada para orang tua, bahwa proses mendampingi anak membutuhkan kesiapan untuk terus belajar dan berbenah. “Kita tidak bisa mengubah anak-anak kita, jika kita sendiri tidak mau berubah,” tegasnya. (sfd/ny/qwn)
Read More News :


Leave a Comment